Natal Bersama Persaudaraan Fransiskan/nes Se-Jayapura Raya

16 Feb

Sdr. Lorens Purek, OFM

Waktu satu tahu telah berlalu. Ada kenangan, kisah dan harapan yang memberi makna tersendiri bagi Fransiskan-Fransiskanes dalam menjalankan tugas  perutusannya di wilayah kota Jayapura. Semua jalan sesuai dengan dinamika hidupnya masing-masing. Misalnya pelayanan dalam hidup bersama di tengah komunitas, perutusan untuk mengabdi di asramah-asramah, sekolah, rumah sakit,  pejuang keadilan dan pengurus rumah ret-ret. Di tengah kesibukan untuk menekuni tugas pelayanannya masing-masing, segenap anggota Persaudaraan Fransiskan Jayapura raya mengambil satu waktu untuk berjumpa kembali dalam waktu rekreasi bersama. Acara rekreasi yang berlangsung di pantai Amai; Minggu 13 Januari 2013.  Tujuan dari kegiatan rekrasi bersama ini adalah segenap anggota Fransiskan-Fransiskanes diarakan untuk melepaskan lelah, membagi rasa sukacita dan kegembiraan bersama sebagai saudara dan saudari yang menghayati spiritualitas yang diajarkan oleh Bapak St. Fransiskus Asisi. Ada ordo I yaitu saudara-saudara OFM, ordo III regular (SFGM, KFSL dan SMSJ) dan ordo III Sekular (Ordo Fransiskan Selukar yang beranggota keluarga-keluarga Katolik yang menghayati spiritualitas Fransiskan).

Semua rombongan berangkat dari komunitas dan rumah masing-masing dengan menggunakan mobil. Dari kesepakatan yang dibuat, semua rombongan harus berkumpul di halaman biara St. Antonius Sentani dan baru berangkat menuju pantai Amai pada pukul 09.00 WIT. Ada delapan mobil yang digunakan ke pantai dan di depan mobil tersebut dipajang tulisan yang berbunyi rombongan PFJ I-VIII. Kegiatan rekreasi bersama ini ditandai sejumlah perlombaan di antara tiga Gardianat. Ada Gardianat Sentani, Gardianat Abe-Waena dan Gardianat APO. Perlombaan tersebut seperti: tarik tambang, estafet amfibi dan bakiak (jalan kelompok dengan menggunakan sepotong balok yang menjadi alas kaki). Di samping adanya satu dua perlombaan ini, ada yang mengisinya dengan mandi-mandi di laut, jalan-jalan di sekitar pantai dan bermain bola kaki. Walapun ditemani juga dengan hujan dan angin setelah usai acara makan bersama, tetapi ada saudara-saudari tertentu yang berusaha untuk menikmatinya dengan tetap mandi-mandi di laut.  Situasi basah bercampur dingin seakan menemani rombongan sebelum kembali ke rumah dan komunitas masing-masing. Ada sukacita, canda, tawaria dan cerita-cerita ringan yang lahir dari acara kebersamaan ini.

Dengan adanya nuansa natal dan tahun baru, semua anggota PFJ yang terlibat berniat untuk menimba sesuatu  melalui acara ini. Ada kesegaran untuk mendapat semangat baru yang dibawah kembali. Semangat terus setia dalam mengabdikan diri dalam tugas dan profesi masing-masing. Kesetiaan untuk menyalurkan kasih Allah kepada sesama umat yang dilayani dan terhadap sesama saudara-saudari dalam hidup bersama di tengah komunitas dan keluarga.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: